Home > Uncategorized > Perhitungan untuk emisi karbon dari kendaraan

Perhitungan untuk emisi karbon dari kendaraan

Menjawab pertanyaan pak lukman dg pertanyaan: “Bagaimana cara menghitung emisi karbon 1 unit kendaraan berdasarkan jarak tempuh. misalnya jika 1 unit kendaraan ber BBM premium menempuh jarak 5 Km berapa emisi karbon yang dihasilkan? Jawabannya: Kalo diperhatikan dari artikel2 di blog saya terkait menghitung emisi karbon ini, formula dasar utk menghitung emisi karbon adalah data (Activity data, yaitu Konsumsi bahan bakar) x (Faktor emisi dari jenis bahan bakar terkait). Jadi sebaiknya kita tahu jumlah konsumsi aktual dari kendaraan tersebut utk menempuh jarak 5 km. Jika konsumsi aktual tidak diketahui/data tidak tersedia maka alternatifnya kita berasumsi dgn mencari data rata2 konsumsi kendaraan tsb per kilo meternya (coba cek di data spesifikasi atau manual kendaraannya), misal rata2 A liter/km, maka dikalikan dg jarak 5 km akan diperoleh konsumsi bahan bakarnya 5A liter (misal saya rubah jadi angka 500 000 liter.

 

Utk BBM premium ini, saya asumsikan sama dengan bensin (gasoline), jadi utk data faktor emisi dan HHV, density saya ambil dari data EPA dan compendium spt tabel di bawah ini.

 

emisi CO2 dari kendaraan Jawabannya adalah emisi CO2 nya 3.26 ton. Total emisi seharusnya harus dicari juga dari emisi CH4 dan N2O yg bisa dihasilkan dari pembakaran dari bahan bakar premium ini. Tetapi karena jumlahnya tidak significant jadi bisa diabaikan.

Categories: Uncategorized Tags:
  1. Baskara
    August 5, 2015 at 11:19 pm

    Aslm Pak Randi.
    Tolong Saya Pak.
    Penelitian Saya ttg Faktor Emisi Sepeda Motor dalam keadaan bergerak Pak.
    Jadi Saya melakukan Pengukuran Besaran Emisi langsung dari sepeda Motor yang Bergerak dengan Cara menempelkan Alat Uji Emisi ke knalpot Sepeda Motor tsb.
    Nah hasilnya sudah ada berupa besaran Emisi ditiap2 bagian Jalan yang dilalui.
    Pertanyaan Saya bgmna cara Menentukan Faktor Emisinya Pak..?
    Apakah

    • August 14, 2015 at 5:49 am

      Pak baskara kalau yg mau di hitung adl emisi CO2 atau gas rmh kaca dari motor dalam keadaan sebetul tidak terlalu mewakili total emisi yg ada krn saat tidak bergerak pun misal di lampu merah atau saat sedang macet, konsumsi bahan bakar masih berlangsung dan akan tetap mengemisikan ĢRK. Saran saya dihitung dari konsumsi bahan bakar saja. Cara hitung faktor emisi yg akurat adl dg persamaan stokiometri (agak susah memang). Yg lebih mudah adl mencari faktor emisi dari data publik terkait bahan bakar yg dipakai.

    • April 1, 2016 at 5:01 pm

      pak Baskara, maaf saya telat responnya. Apakah masih valid pertannyaannya dan perlu saya respon?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: